LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT
Tujuan : - Mengamati sifat – sifat larutan elektrolit dan non elektrolit
- Membedakan larutan elektrolit lemah dan kuat
I. Alat dan Bahan
No | Alat dan Bahan | Jumlah |
1 | Gelas beker 100 ml | 54buah |
2 | Gelas ukur 50 ml | 1 buah |
3 | Alat uji elektrolit | 1 set |
4 | Tisu | 1 gulung |
4 | Kertas amplas | 1 buah (ukuran 10 cm x 10 cm) |
5 | Larutan NaOH 0,1 M | 100 ml |
6 | Larutan HCl 0,1 M | 100 ml |
7 | Larutan CH3COOH 0,1 M | 100 ml |
8 | Larutan NH4OH 0,1 M | 100 ml |
9 | Larutan Gula (Sukrosa) | 100 ml |
10 | Etanol (Alkohol) | 100 ml |
11 | Larutan NaCl 0,1 M | 100 ml |
12 | Air (Aquades) | 100 ml |
II. Pengantar Percobaan
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik karena dalam larutannya terdapat ion – ion terlarut yang bermuatan positif dan negatif, sedangakan pada larutan non elektrolit terdapat ion – ion terlarut. Contoh larutan elektrolit adalah HCl, NaCl dan asam cuka, sedangkan contoh larutan nonelektrolit adalah larutan gula
III. Langkah Percobaan
1. Siapkan 4 buah gelas beker 100 ml (gunakan secara bergantian), lalu isi dengan larutan masing – masing gelas 50 ml larutan :
- Gelas beker 1 : Air (aquades )
- Gelas Beker 2 : Etanol (alkohol)
- Gelas Beker 3 : Larutan gula (sukrosa)
- Gelas Beker 4 : Larutan HCl 0,1 M
- Gelas Beker 5 : larutan NaOH 0,1 M
- Gelas Beker 6 : Larutan CH3COOH 0,1 M
- Gelas Beker 7 : Larutan NH4OH 0,1 M
- Gelas Beker 8 : Larutan NaCl 0,1 M
2. Uji setiap Larutan dalam gelas beker dengan alat uji elektrolit
3. Setiap melakukan pengujian elektroda dibersihkan dengan cara diamplas bagian elektroda yang mengenai larutan.
Gambar Alat uji elektrolit :
Keterangan :
1. Sumber arus
2. Kabel Penghantar
3. Lampu
4. Elektroda
5. Elektroda
6. Larutan yang akan diuji
7. Gelas beker